Traveller di pulau Bidadari anda dapat melakukan terapi Austism dgn Lumba lumba juga selain wisata bahari.

Pulau Bidadari adalah salah satu Pulau yang paling menawan di Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu di Teluk Jakarta. Pulau indah ini, sebelum terkenal sempat disebut sebagai Pulau Sakit. letaknya yang dekat dengan Kota Jakarta, untuk menumpuh perjalanan ke Pulau ini hanya memakan waktu 20 menit. Karena keindahannya yang bersejarah, kini Pulau Bidadari sedang dikembangkan sebagai tujuan wisata di Jakarta. Pulau Bidadari adalah pulau kecil yang hanya mencakup 4 hektar, Ana hanya butuh waktu 1 hingga 2 jam menelusuri Pulau.

WHAT TO DO

Di Pulau Bidadari Anda tidak bisa menikmati snorkeling atau diving. Namun, ada pilihan alternatif yang bisa Anda nikmati yaitu olahraga air seperti Banana Boat, Jetski, Kano, dan memancing. Ada daerah khusus untuk Anda yang ingin berjemur mencokelatkan kulit. Disini Anda bisa berenang langsung bersama lumba-lumba, dan tersedia juga tempat terapi untuk anak-anak autis dengan cara berinteraksi dengan lumba-lumba yang ada di Pulau Bidadari.

WHERE TO STAY

Anda bisa menginap di berbagai penginapan yang tersedia di Pulau Bidadari. Pulau ini menyediakan 49 pondok penginapan baik yang dibangun di atas daratan dan lautan.

HOW TO GET THERE

Titik keberangkatan menuju Pulau Bidadari adalah melalui Ancol. Disana Anda akan mendapatkan informasi lengkap meneganai Pulau Bidadari. Dari Marina Bay Ancol, Anda akan menghabiskan waktu sekitar lebih kurang 30 hingga 45 menit dengan menggunakan speedboat kecil atau kapal feri.

Saat ini telah ditemukan salah satu terapi penyembuhan penyakit yang terkenal dengan nama “Dolphin Therapy Clinic”. Terapi ini merupakan pusat terapi yang berorientasi pada interaksi antara klien dengan lumba-lumba. Pusat terapi lumba-lumba pertama di Indonesia yang didukung oleh tenaga profesional dan berpengalaman.

Terapi dilakukan sambil bermain untuk pengembangan kemampuan kognisi, bahasa, emosi dan motorik. Bila kita perhatikan terapi ini bertujuan untuk mencapai hasil yang lebih baik dan efisien daripada hanya dengan terapi konvensional dalam hal: lamanya perhatian, komunikasi, bahasa dan bicara, akademis dan lain-lain.

Terapi ini dapat memotivasi dan meningkatkan rasa percaya diri sehingga mampu menstimulasi terapi konvensional yang telah diberikan.

Bagaimana cara kerjanya? Kita ketahui bahwa lumba-lumaba mengunakan gelombang sonar mereka untuk mengamati air dan klien (echolocation) lalu mereka memproduksi sejumlah energi yang bergabung didalam tulang tengkorak, dada dan tulang belakang klien yang berada disekitar mereka dan mampu meningkatkan produksi neurotransmitter dan dengan ketertarikakan anak-anak untuk berinteraksi dengan lumba-lumba dapat berguna dalam respon kognitif, fisik dan afektif yang benar.

proses terapi lumba-lumba

proses terapi lumba-lumba

Terapi ini dapat kita temukan pada lokasi Pulau Bidadari resort, Pantai Marina Ancol yang dikelola oleh tim medis dan terapis dari kompartemen sarjana fisioterapi 99 untuk pasien anak-anak dan dewasa.Hal ini pertamakali dikembangkan oleh seorang psikolog bernama DR.DAVE NATHANSON di Ocean World, Fort, Lavderdale, Florida tahun 1978.

Terapi ini berguna untuk kasus anak-anak dengan kebutuhan khusus antara lain Autisme (ADD & ADHD), CP (Celebral Palsy), kesulitan belajar, kurang konsentrasi, gangguan bicara dan bahasa, Down Syndrome, Sensory Integrastion disorder (SID), keterampilan pertumbuhan dan gangguan tumbuh kembang. Pada kasus orang dewasa sendiri antara lain : Stroke, LBP (Low Back Pain/Sakit Pinggang Bawah, HNP, Stress/depresi.

Di pulau Bidadari sendiri saat ini telah ada 2 ekor lumba-lumba berjenis kelamin perempuan, satu berumur 18 tahun bernama Mia dan satu lagi berumur 13 tahun bernama yossi.